TUGAS 1 ETIKA PROFESI

Pertanyaan:
1. Jelaskan pengertian dan cakupan etika profesi!
2. Apa tujuan dari proses pembelajaran etika profesi keteknikan!
3. Apa yang dimaksud dengan kode etik?
4. Jelaskan kode etik Insinyur (keteknikan) menurut ABET !

Jawab:

  1. Menurut Kamus Besar Bhs. Indonesia (1995)   adalah Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat
  • Etika adalah Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral
  • Menurut Maryani & Ludigdo (2001) “ Etika adalah Seperangkat aturan atau norma atau pedoman yang mengatur perilaku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh sekelompok atau segolongan masyarakat atau profesi”

Dari asal usul kata, etika berasal dari bahasa Yunani ‘ethos’ yang berarti adat istiadat/ kebiasaan yang baik Perkembangan Etika yaitu Studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya

  • Etika disebut juga filsafat moral adalah cabang filsafat yang berbicara tentang praxis (tindakan) manusia.
  • Etika tidak mempersoalkan keadaan manusia, melainkan mempersoalkan bagaimana manusia harus bertindak.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa Etika profesi adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan ketertiban penuh dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat.

Sumber: http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:Rjn4dGwKl0sJ:staffsite.gunadarma.ac.id/bsanti/index.php?stateid%3Ddownload%26id%3D12824%26part%3Dfiles+asal+mula+kata+etika+profesi&hl=id&gl=id

Sumber:  (Suhrawardi Lubis, 1994: 6-7).

  1.  Bertujuan untuk memanfaatkan pengetahuan matematika dan ilmu-ilmu alam yang diperoleh dari studi, pengalaman, dan latihan secara bijaksana untuk mengembangkan cara-cara memanfaatkan bahan dan sumber daya alam secara ekonomis untuk kesejahteraan manusia.

Sekolah menengah keteknikan selain memberikan teori-teori yang cukup, juga perlu memberikan contoh-contoh pemecahan problem nyata dengan memanfaatkan teori-teori yang ada. Dengan demikian, pengembangan profesi keteknikan secara alamiah disimulasi oleh masalah-masalah teknik pada situasi nyata dan problem based learning menstimulasi proses belajar dengan menggunakan masalah-masalah tersebut pada situasi nyata dari suatu profesi.

Sumber: http://www.scribd.com/doc/76199505/makalah-coooooooommmmmmmm

  1. Kode Etik Dapat diartikan pola aturan, tata cara, tanda, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku.

Dalam kaitannya dengan profesi, bahwa kode etik merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standart kegiatan anggota suatu profesi. Suatu kode etik menggambarkan nilai-nilai professional suatu profesi yang diterjemahkan kedalam standaart perilaku anggotanya. Nilai professional paling utama adalah keinginan untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat.

Sumber: http://sucipto.guru.fkip.uns.ac.id/2010/01/06/kode-etik-profesi-keguruan/

4.      The Fundamental Principles

Insinyur menegakkan dan memajukan integritas, kehormatan dan martabat profesi engineering dengan:

  1. menggunakan pengetahuan dan keterampilan untuk peningkatan kesejahteraan manusia
  2. bersikap jujur dan tidak memihak, dan melayani dengan kesetiaan masyarakat, pengusaha dan klien mereka
  3. berusaha untuk meningkatkan kompetensi dan prestise dari profesi teknik
  4. mendukung masyarakat profesional dan teknis dari disiplin ilmu mereka.

The Fundamental Kanon

  1. Insinyur memegang penting keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dalam pelaksanaan tugas profesional mereka.
  2. Insinyur harus melakukan hanya layanan di bidang kompetensi mereka.
  3. Insinyur harus mengeluarkan pernyataan publik hanya dengan cara yang obyektif dan benar.
  4. Insinyur harus bertindak dalam hal-hal profesional untuk setiap pemberi kerja atau klien sebagai agen yang setia atau wali, dan akan menghindari konflik kepentingan.
  5. Insinyur akan membangun reputasi profesional mereka atas jasa layanan mereka dan tidak akan bersaing secara tidak adil dengan orang lain.
  6. Insinyur harus bertindak sedemikian rupa untuk menegakkan dan meningkatkan kehormatan, integritas dan martabat profesi.
  7. Insinyur harus melanjutkan pengembangan profesional mereka sepanjang karier mereka dan akan memberikan kesempatan untuk pengembangan profesional insinyur-insinyur di bawah pengawasan mereka.

Sumber:  http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.be.ucsd.edu/careers/abet

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s